Bahas Sinergitas Jelang Pilkada PWOIN Lakukan Audensi Dengan Ketua KPU Kota Depok

INFO DEPOK, - Perhelatan pemilihan calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota Depok sudah di penghujung mata.

hal persiapan prosesi Pilkada kota Depok yang sebelumnya akan dilaksanakan pada 13 September terpaksa tertunda hingga tanggal 9 Desember 2020.

Pertemuan Perkumpulan Wartawan Online Independen (PWOIN) dengan ketua KPU kota Depok Nana Sobharna dilakukan pada rabu pagi kemarin (12/8/2020).

Menurut Nana Sobharna selaku Ketua KPU kota Depok, bahwa dirinya menyambut baik kehadiran PWOIN Kota Depok dalam upaya menjalin sinergitas dengan KPU jelang Pilkada.

Nana menuturkan bahwa pihaknya telah memulai awal tahapan Pilkada sejak 1 Oktober 2019, dimana KPU sudah melakukan penandatanganan dengan pemerintah kota Depok untuk melaksanaan Pilkada.

Akan tetapi Seiring waktu berjalan, di bulan maret lalu telah terjadi bencana Covid - 19 sehingga Pilkada sempat dilakukan penundaan selama 3 bulan.

Namun demikian kata Nana, di tanggal 15 juni KPU kota Depok melanjutkan kembali tahapan Pilkada.

" yah yang namanya pasukan di bawah, tentu menunggu perintah dari atasan untuk dilakukan pelaksanaan tahapan Pilkada kota Depok, dengan melakukan persyaratan Pilkada harus menerapkan protokol kesehatan, " terangnya.

Untuk menuju Pilkada 9 Desember ini, KPU kota Depok juga telah mempersiapkan tahapan demi tahapan, dengan melantik tim penyilidik dijajaran KPU ad hoc yaitu PPK dan PPS sekaligus mengaktifkan tupoksi petugas sekaligus melakukan penyusunan pemutakhiran data pemilih yang dimulai tanggal 15 juli.

" Sebagaimana yang telah kami lakukan, seperti pencocokan,  penelitian (coklit) pendataan pemilih yang saat ini masih berjalan sampai 13 agustus, melibatkan sebanyak 4015 ribu petugas pemutakhiran data pemilih dengan mendata pemilih door to door, " ujarnya.

Setelah didata petugas akan memasang stiker untuk dijadikan sebagai daftar pemilih sementara (DPS) sampai 15 Oktober selanjutnya akan menetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT),

" Bagi warga yang belum terdata, petugas kami akan mengecek serta mendata keberadaannya, termasuk domisili KTP masih dapat menjadi peserta pemilih, silahkan mengecek di portal " lindungihakpilihmu", petugas kami akan mengundang untuk hadir di TPS dengan menunjukan KTP sesuai domisili.

"Warga yang tidak terdaftar nanti disiapkan pengisian formulirnya, namun itu diberikan batas waktu satu jam saja dari jam 12.00 wib sampai jam 13.00 wib

Nana menjelaskan memang persoalan warga yang tidak terdaftar paling banyak di pertanyakan masyarakat.

Benny Gerungan selaku ketua Perkumpulan Wartawan yang di dampingi sekretaris Suratan Rachman, Bendahara Yuni, anggota Agus dan Rina juga mengusulkan kerjasama, membantu kegiatan sosialisasi program KPU kota Depok, dengan acara diskusi publik upaya membangun partisipasi pemilih dalam pemilihan calon pasangan walikota dan wakil walikota Depok pada 9 Desember 2020 nanti.

Zil/ID