Kisruh Penolakan Ijin Pembangunan Gereja, Depok Kembali Jadi Omongan

PANCORAN MAS, INFO DEPOK.NET
Ketua DPC PIKI Kota Depok, Mangaranap Sinaga, membeberkan polemik ijin pembangunan rumah ibadah (Gereja) yang saat ini terjadi di salah satu wilayah Depok. 

Hal tersebut diungkapkan saat diskusi kebangsaan bertajuk "Depok Kota Intoleran, Benarkah? " yang dilaksanakan pada minggu (6/11/22) Di Gereja Bait El, Pancoran Mas. 

"Jika kita perhatikan hasil penelitian IKT yang dilakukan setara Institut tidak jauh berbeda dengan kenyataan di lapangan dalam Beberapa Bulan ini, " Tegas Mangaranap Sinaga. 
Ketua DPC Piki, Mangaranap Sinaga

Tidak hanya itu terkait intoleransi jajaran gereja DPC PIKI , PGI-s dan STT Skriptura,PKUB dan
semuanya dengan tegas menyatakan bahwa Depok sebagai kota Intoleran. 

"Barometer kita adalah ijin pembangunan gereja yang berjumlah 64 dan kita mengatakan Depok adalah Kota yang toleran dan rukun, tapi fakta nya 2 atau 3 Bulan belakangan ini kita mulai melihat terjadi Modus baru,
kalo kita bicara jujur apa yang saya sampaikan
Ada modus baru yang memang dikatakan setara Institut terkait dengan kebijakan kebijakan pemerintah mulai dari level bawah sampai level atas, " Lanjut M.Sinaga.

Sementara Komisioner FKUB Kota Depok, H. Loefianto,  meminta pemangku kebijakan khususnya di kota Depok untuk terbuka terhadap pemeluk agama minoritas tanpa diskriminasi agar predikat Depok sebagai Kota Relijius dan toleran memang benar ada dan sesuai fakta di lapangan.

"Ini sedang terjadi, ada ijin pembangunan rumah ibadah ditolak, " ujar H. loefianto. 
Komisioner FKUB Kota Depok, H. loefianto

Polemik ijin pembangun rumah ibadah umat Kristen ini diduga terjadi di wilayah Mampang, di mana menurut informasi ada beberapa pihak yang menolak, sementara menurut FKUB dan juga DPC PIKI semua perijinan telah dilengkapi.
Saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Lurah Mampang, Darmansyah, menjelaskan sebagai lurah tidak ada upaya menolak namun hanya menunggu proses mediasi antara kedua belah pihak dan juga pemangku kebijakan sampai mendapatkan titik kesepakatan.

DV/ID

Posting Komentar untuk "Kisruh Penolakan Ijin Pembangunan Gereja, Depok Kembali Jadi Omongan"