Sempat " Ditilep " Sebagian Upah Pekerja Proyek UIII Mulai Dibayarkan

INFODEPOK.NET l BALAI KOTA
Akhirnya sejumlah Pekerja kawasan proyek Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) bisa bernafas lega setelah haknya dibayarkan oleh PT. Brantas Abipraya yang merupakan Perusahaan BUMN yang mengerjakan proyek jalan di lingkungan kampus tersebut (27/8).

Sayangnya, Tidak semua menikmati hasil kerja karena banyak pekerja dan mandor yang sudah terlebih dulu meninggalkan proyek karena tidak sanggup membayar tagihan tunggakan di warung makan dan sewa kontrakan, Akibat terlalu lama Hasil keringatnya belum juga dibayar.

Awalnya para pekerja mengadukan nasib ketidakjelasan pembayaran upah mereka kepada anggota fraksi PKS DPRD Depok, Ade Supriyatna, yang langsung menindaklanjuti bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Depok. 

Setelah pertemuan tiga pihak, antara Disnaker Depok, PT Brantas dan perwakilan pekerja,kemudian disepakati untuk dilakukan pembayaran upah yang tertunggak.

Pihak PT Brantas sendiri mengakui ada penggelapan uang pihak ketiga yang menyebabkan penunggakan hak pekerja, total penggelapan sekitar 500 juta dan sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

" Saya apresiasi itikad baik PT Brantas untuk menyelesaikan kewajibannya, dan berharap untuk merubah sistem kontrol pekerjaan yang dapat menjamin seluruh hak-hak pekerja tertunaikan tanpa masalah,
Demikian pula dengan PT Wika untuk segera menyelesaikan kewajibannya, dan bertindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,  " Kata Ade Supriatna.

Namun ternyata Sampai di sini masih ada masalah yang menggantung, Terutama dengan Nasib pekerja proyek pembangunan rumah dosen yang digawangi oleh PT Wijaya Karya.

Dengan modus permasalahan yang sama tapi masih belum ada itikad baik dari PT.Wika untuk membayar upah pekerja yang belum dibayar hingga saat ini.

" Awalnya Perwakilan PT WIKA hadir dan siap menindaklanjuti kewajibannya kepada para mandor dan pekerja, tapi masih belum ada kejelasan, " Tambah Ade Supriatna.

Dikatakan Kepala dinas tenaga kerja kota Depok, Manto, akan kembali memanggil  pihak perusahaan untuk segera membayarkan hak pekerja setelah kemarin tidak hadir dalam pertemuan lanjutan.

Terima kasih kepada pak Ade Supriyatna yang sudah mendengar dan membantu penyelesaian masalah kami, ” Ujar Yoris Perwakilan pekerja yang sudah dibayarkan haknya.

Zil/ID