Astaga, Cagar Budaya Terancam Kena Gusur orang Depok Malah Gak Tahu


Info Depok l Sukmajaya 
Rencana pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Komplek RRI yang sudah dalam proses pembangunan memiliki cerita pilu tersendiri bagi pemerhati budaya lokal Depok.
Bagaimana tidak, Dilokasi Cagar Budaya tersebut masuk dalam site plan pembangunan UIII yang secara tidak langsung terancam Digusur keberadaannya.
Ketua Satria Muda Betawi (SMB) Slamet Sukarta Mengatakan sudah mengambil langkah pertama untuk menghubungi pihak UIII (Departemen Agama) bahwa ada cagar budaya Dilokasi tersebut.
" Kita Meminta kepada pihak UIII  untuk dilestarikan keberadaannya ,jangan sampai digusur," Harap Ketua SMB.
Slamet menambahkan secara lisan juga sudah bertemu dengan pihak pembangun dan melaporkan adanya cagar budaya tersebut namun demikian upaya administrasi tertulis pun akan di tempuh, Pembangun juga menyarankan agar langsung bertemu dengan pihak UII.
" Berbicara Keramat/Cagar budaya kan tidak ada istilah relokasi jadi kita berharap jangan sampai dipindahkan,Kalau direlokasi bukan lagi menjadi situs/Cagar budaya namanya," Tegas Slamet Sukarta.
Ahmad Sastra selaku Perwakilan Tim Kuasa hukum dari LBH Senapati Indonesia Mengatakan akan mengadvokasi perjuangan SATRIA MUDA BETAWI dalam mempertahankan situs sejarah tersebut berdasarkan ketentuan hukum yg berlaku.
img-1578621318.jpg
Yang mengacu kepada  UU NO. 11 TAHUN 2010 TENTANG KEBUDAYAAN, dan UU NO.5 TAHUN 2017 TENTANG PEMAJUAN KEBUDAYAAN Dan peraturan terkait lainnya.
" Bahwa kami LBH SENAPATI INDONESIA akan mengadvokasi perjuangan ini sesuai target Perjuangan " Pungkasnya.
Sebagai informasi Cagar budaya yang dimaksud adalah Makam Keramat Bojong Malaka ( Keramat Sambi) yaitu makam Mpi Siun (Raden Muhammad Yusuf) yang memiliki keturunan darah Cirebon yang juga menjadi Sesepuh warga cisalak, Sukatani dan Bojong Gede.
img-1578621362.jpg
Dalam masa hidupnya Mpi Siun diceritakan mengajarkan syiar agama islam,Membuat padepokan bela diri, dsb.
Dan menurut cerita turun temurun Makam keramat tersebut memang sudah lama keberadaannya dan kerap dijadikan destinasi ziarah dan tempat Mengadakan Syukuran.
Namun sayang seiring perkembangan jaman dan teknologi  serta garis keturunan yang terpecah membuat Cagar budaya tersebut hampir terlupakan namun dia bersama para pemerhati budaya sepakat untuk mengakui bahwa itu salah satu situs nenek moyang orang depok yang wajib dilestarikan.

DD/INFO DEPOK 

0 Response to "Astaga, Cagar Budaya Terancam Kena Gusur orang Depok Malah Gak Tahu"

Posting Komentar